Mahasiswa Magister PGMI UIN Sunan Kalijaga Ikut Perkuat Jejaring Akademik Internasional dan Raih Best Presentation
MALAYSIA — Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menorehkan capaian membanggakan dalam rangkaian kegiatan field study di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia, 6 Oktober 2026. Melalui presentasi artikel ilmiah pada forum International Joint Seminar, tim mahasiswa berhasil meraih penghargaan Best Presentation. Salah satu aspek yang memperoleh penilaian positif dalam presentasi tersebut adalah metode penelitian yang mereka paparkan.
Prestasi ini menjadi bagian penting dari pengalaman akademik lintas negara yang tidak hanya berorientasi pada kunjungan pendidikan, tetapi juga pada pengembangan kemampuan riset, komunikasi ilmiah, dan perluasan jejaring akademik. Forum seminar memberi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan kajian mereka serta berdialog dalam lingkungan akademik internasional.
Dalam forum tersebut, Dewi Atma Junira sebagai presentator pertama dan Siti Uswatun Khasanah sebagai presentator kedua memaparkan artikel berjudul “The Influence of Students’ Emotional Behavior and Study Habits on Mathematics Achievement in Elementary School” (Pengaruh Perilaku Emosional dan Kebiasaan Belajar Siswa terhadap Prestasi Matematika di Sekolah Dasar). Artikel ini menyoroti isu yang relevan bagi pendidikan dasar, yakni hubungan antara aspek emosional, kebiasaan belajar, dan pencapaian siswa dalam pembelajaran matematika.
Topik tersebut menggarisbawahi pentingnya memandang keberhasilan belajar secara menyeluruh. Di samping penguasaan konsep matematika, pengalaman emosional dan pola belajar siswa merupakan aspek yang layak dikaji agar pendidik dapat merancang pembelajaran yang lebih peka terhadap kebutuhan peserta didik. Melalui artikel ini, tim mahasiswa membawa isu pembelajaran di sekolah dasar ke ruang diskusi akademik lintas negara.
Salah satu poin yang turut mengantarkan tim pada penghargaan Best Presentation adalah penilaian positif terhadap metode penelitian yang dijelaskan saat pemaparan. Apresiasi tersebut menjadi catatan berharga karena dalam presentasi ilmiah, metode berperan penting untuk menunjukkan bagaimana pertanyaan penelitian dijawab secara sistematis. Penjelasan metode yang dinilai baik memperkuat penyampaian gagasan penelitian di hadapan forum.
Penghargaan Best Presentation menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan ketelitian dalam menyusun karya ilmiah, kemampuan mempertanggungjawabkan pilihan metodologis, dan keterampilan menyampaikan hasil kajian secara jelas. Capaian ini juga menunjukkan bahwa partisipasi dalam kegiatan internasional dapat menjadi ruang belajar yang konkret sekaligus kesempatan untuk menguji kemampuan akademik.
Di luar sesi presentasi, field study di UPSI menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal atmosfer pendidikan tinggi di Malaysia dan memperluas perspektif mengenai pengembangan pendidikan dasar. Pertemuan akademik lintas institusi membuka peluang pertukaran pengetahuan serta menjadi langkah awal bagi penguatan hubungan dan potensi kolaborasi keilmuan di masa mendatang.
Bagi Program Studi Magister PGMI, pengalaman ini relevan dengan kebutuhan pengembangan calon pendidik, peneliti, dan akademisi yang mampu menghubungkan kajian ilmiah dengan persoalan nyata di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Pengalaman mempresentasikan penelitian di lingkungan internasional diharapkan mendorong mahasiswa semakin aktif menulis, berdiskusi, dan berkontribusi pada pengembangan praktik pembelajaran.
Perjalanan akademik dari Yogyakarta ke Malaysia tersebut pada akhirnya menghasilkan dua capaian yang saling melengkapi: pengalaman membangun jejaring internasional dan penghargaan atas presentasi artikel ilmiah. Raihan Best Presentation diharapkan menjadi penyemangat bagi mahasiswa Magister PGMI UIN Sunan Kalijaga untuk terus menghasilkan karya akademik yang bermutu serta membawa gagasan pendidikan dasar Indonesia ke forum yang lebih luas.