WORKSHOP RPS DAN ACADEMIC WRITING PROGRAM S2 DAN S3
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar acara workshop RPS dan academic writing program S2 dan S3 khusus untuk para dosen. Acara ini di inisiasi oleh jurusan S2 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) pada tanggal 18 Februari 2021 pukul 09.00 hingga 12.00 WIB melalui laman zoom meeting.
Prof. Dr. Abdul Munif , M.Ag. sebagai keynote speaker menginformasikan bahwa perkuliahan di UIN Sunan Kalijaga akan dilakukan mengikuti 3 panduan pelaksanaan pembelajaran. Para dosen dihimbau untuk memanfaatkan e-learning yang telah dipersiapkan sejak lama dan dapat diakses melalui sistem UIN Sunan Kalijaga. Beliau juga menceritakan bahwa cukup banyak mahasiswa yang mengeluh kepada pimpinan karena merasa bahwa apa yang mereka keluarkan berupa biaya perkuliahan (SPP) tidak sebanding dengan pengetahuan yang diperoleh saat kuliah daring. Harapannya, workshop RPS dan academic writing yang di panitiai oleh HIMA MPGMI dapat mengantarkan para dosen untuk mempersiapkan rencana perkuliahan lebih baik dan maksimal mulai tanggal 1 Maret 2021 nanti.
Ketua Prodi S2 PGMI, Ibu Dr. Siti Fatonah, M.Pd. memberikan sambutan dan menyapa para tamu undangan yang telah bergabung di ruang zoom meeting. Beliau mengatakan bahwa agenda ini diselenggarakan sebagai persiapan perkuliahan semester genap dengan harapan perkuliahan akan berjalan dengan lancar, khususnya dalam proses bimbingan tugas akhir mahasiswa. Penelitian tugas akhir yang dilakukan oleh mahasiswa adalah thesis dan dosen sebagai pembimbing thesis. Sehingga acara ini sekaligus memperkenalkan aplikasi Saleb Batin yang dibuat oleh Bapak Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I.
Aplikasi Saleb Batin ini digadang-gadang mampu mempermudah proses bimbingan thesis para mahasiswa. Sehingga, Ibu Dr. Sri Sumarni, M.Pd. selaku dekan FITK menjelaskan bahwa perlu adanya penguatan tugas PSMP dan AMI. Selain itu juga perlu adanya pembentukan tim monev pembimbing akademik untuk mengatur dan mengkonsep proses bimbingan thesis dan desertasi sehingga tidak ada lagi kesenjangan bimbingan atau miss comunication antara mahasiswa dan dosen.
Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga juga menyampaikan bahwa fakultas telah melakukan penguatan relasi Kerjasama luar negeri seperti pelaksanaan musyawarah bersama dengan Perguruan Tinggi di luar negeri. Beliau meminta para dosen yang memiliki koneksi atau jaringan untuk turut membantu pengadaan kegiatan go internasional dengan berkomunikasi kepada para kolega di daerah Asia. Beliau juga menegaskan bahwa Universitas of Malaya siap berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Acara workshop ini di pandu oleh ibu Dwi Ratnasari dan di moderatori oleh ibu Nur Saidah. Materi pertama yaitu penyampaian tentang pembuatan RPS (Rencana Pembelajaran Semester). Bapak Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I selaku narasumber menjelaskan bahwa desain pembelajaran yang seharusnya dikembangkan mengarah kepada pembelajaran blanded learning dengan berpatokan pada permendikbud nomor 3 tahun 2020 dan pengembangan kemampuan di era revolusi industri 4.0, serta pedoman pengembangan kurikulum UIN Sunan Kalijaga dan kurikulum yang mengacu kepada KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia).
Pandemi covid-19 telah memaksa para praktisi pendidikan untuk melakukan pembelajaran daring, sehingga perlu adanya pengembangan rencana pembelajaran ke arah digital learning. Bapak Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I menegaskan bahwa pedoman kurikulum yang dibuat oleh UIN Sunan Kalijaga sudah mengacu kepada panduan yang disuguhkan oleh Kemenristekdikti. Bahkan UIN Sunan Kalijaga telah mengintegrasikan outcome based education/OBE (Pendidikan Berbasis Capaian) sebagai salah satu pendekatan untuk mewadahi pendidikan di era abad 21.
Dalam penyusunan RPS, hal ini perlu untuk diperhatikan. Termasuk dalam merumuskan capaian pembelajaran lulusan (CPL). CPL ini dinyatakan sebagai kemampuan yang diperoleh melalui internalisasi pengetahuan (kognitif), sikap (afektif), keterampilan (psikomotorik) dan kompetensi. Untuk mengaplikasin CPL ini dibutuhkan komite dari universitas, fakultas maupun dari program studi.
Mau ataupun tidak, Perguruan Tinggi akan dihadapkan pada 9 kriteria akreditasi yang akan masuk pada OBE. Sehingga tujuan di Perguruan Tinggi salah satunya harus bisa membuat profil lulusan melalui CPL program studi, CMPK dan sub CMPK. Bapak Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I memberikan gambaran tentang penyusunan RPS mulai dari kop di halaman paling depan, isi hingga tanda tangan pengesahan di bagian akhir.
Setelah menjelaskan tentang pembuatan RPS secara detail, beliau menjelaskan terkait aplikasi Saleb Batin yang berhasil dibuat menggunakan google classroom sebagai sistem aplikasi pelayanan thesis online. Di laman website, tertera ruang-ruang untuk pelaksanaan bimbingan secara online. Mulai dari bimbingan pertama hingga ACC tugas akhir. Selain itu juga ada fasilitas chating, perekam suara dan video call yang dapat dimanfaatkan untuk bimbingan tugas akhir. Semoga dengan terlaksananya, workshop RPS dan academic writing mampu memperjelas dan mempermudah dalam penyusunan RPS serta dapat memanfaatkan aplikasi Saleb Batin sebagai sarana untuk berkomunikasi saat bimbingan tugas akhir.
(author: Laila Fajrin)