Program Studi Magister PGMI UIN Sunan Kalijaga Berpartisipasi dalam China - ASEAN Cooperation Week di Provinsi Guizhou

Program Studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta telah menunjukkan komitmennya terhadap internasionalisasi pendidikan dengan berpartisipasi dalam program pertukaran internasional bergengsi "China - ASEAN Cooperation Week". Acara yang diselenggarakan oleh Guizhou Education Association for International Exchange ini berlangsung dari tanggal 18 hingga 24 Juli 2024 di Provinsi Guizhou, China.

Delegasi dari UIN Sunan Kalijaga terdiri dari Dr. Siti Fatonah, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Magister PGMI, dan Moh. Ferdi Hasan, mahasiswa berprestasi dari program studi tersebut. Mereka bergabung dengan peserta dari berbagai institusi pendidikan tinggi di kawasan ASEAN, termasuk Universitas Putra Malaysia, Universitas Malang, Tawau Vocational College, Universitas Teknologi Malaysia, Sabah Association for Technical and Vocational Training, dan University College MAIWP International.

Program "China - ASEAN Cooperation Week" ini dirancang dengan tujuan mulia untuk mempromosikan pertukaran budaya antara lembaga pendidikan di Provinsi Guizhou dan negara-negara ASEAN. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran akademik internasional, penelitian ilmiah, dan pertukaran guru-siswa, serta mendorong kerja sama multibidang dalam pendidikan internasional antara Provinsi Guizhou dan negara-negara ASEAN.

Selama satu minggu program, para peserta terlibat dalam berbagai kegiatan yang komprehensif dan edukatif. Kegiatan-kegiatan ini mencakup pengenalan budaya yang mendalam, sesi benchmarking dan eksplorasi peluang kerjasama, serta studi mendalam tentang sistem pendidikan kampus di China. Para peserta berkesempatan untuk mengunjungi dan berinteraksi dengan sejumlah institusi pendidikan terkemuka di Provinsi Guizhou, termasuk Guizhou Vocational and Technological College of Water Resources and Hydropower, Guiyang Vocational and Technological College, Guizhou Vocational College of Economics and Business, Qiannan Polytechnic for Nationalities, Guizhou Nursing Vocational College, Guizhou Education University, Anshun Technical College, Guizhou Industry Polytechnic College, Guizhou Communications Polytechnic University, dan Guizhou Equipment Manufacturing Polytechnic.

Dr. Siti Fatonah, M.Pd., dalam pernyataannya menekankan signifikansi program ini bagi pengembangan program studi. "Partisipasi kami dalam 'China - ASEAN Cooperation Week' ini memberikan wawasan yang sangat berharga tentang dinamika sistem pendidikan di China dan membuka jalan bagi kolaborasi internasional yang lebih luas. Kami berkomitmen untuk mengimplementasikan praktik-praktik terbaik yang kami pelajari selama program ini guna meningkatkan kualitas pendidikan di Program Studi Magister PGMI UIN Sunan Kalijaga," ujarnya.

Salah satu aspek unik dari program ini adalah penggunaan jembatan-jembatan kelas dunia di Guizhou sebagai latar belakang untuk memperdalam pemahaman para peserta tentang perkembangan Provinsi Guizhou dalam bidang humaniora, ekonomi, sosial, dan pendidikan. Pengalaman ini memberikan perspektif holistik tentang hubungan antara infrastruktur, pembangunan ekonomi, dan kemajuan pendidikan.

Meskipun menghadapi tantangan seperti perbedaan bahasa dan adaptasi terhadap sistem pendidikan yang berbeda, para peserta memandang hal ini sebagai kesempatan berharga untuk pertumbuhan profesional dan personal. Pengalaman ini memperkaya pemahaman mereka tentang keragaman budaya dan pendekatan pendidikan di tingkat global.

Sebagai tindak lanjut dari program ini, Program Studi Magister PGMI UIN Sunan Kalijaga telah menyusun rencana strategis yang meliputi pengembangan kerjasama penelitian dengan institusi mitra di China, penerapan metode pembelajaran inovatif yang terinspirasi dari praktik terbaik di China, serta peningkatan program pertukaran mahasiswa dan dosen dengan universitas-universitas di China.

Program pertukaran ini diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan bagi pengembangan Program Studi Magister PGMI. Dampak yang diharapkan meliputi peningkatan kualitas pembelajaran melalui adopsi praktik terbaik internasional, perluasan jaringan kerjasama internasional, serta peningkatan kompetensi global mahasiswa dan dosen.

Moh. Ferdi Hasan, mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam program ini, menyampaikan refleksinya, "Pengalaman ini telah membuka cakrawala berpikir saya tentang urgensi perspektif global dalam dunia pendidikan. Saya berkomitmen untuk membagikan pengetahuan dan pengalaman berharga ini kepada rekan-rekan mahasiswa di kampus, guna memperkaya wawasan dan mendorong semangat internasionalisasi di kalangan mahasiswa."

Keikutsertaan Program Studi Magister PGMI UIN Sunan Kalijaga dalam "China - ASEAN Cooperation Week" ini merupakan bukti nyata komitmen program studi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas perspektif internasional. Melalui pengalaman berharga ini, Program Studi Magister PGMI diharapkan dapat terus berkembang, berinovasi, dan memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pengembangan pendidikan di Indonesia, khususnya dalam konteks Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.

Dengan berakhirnya program ini, Program Studi Magister PGMI UIN Sunan Kalijaga kini memiliki landasan yang kuat untuk membangun kemitraan internasional yang berkelanjutan, mengembangkan kurikulum yang lebih responsif terhadap tuntutan global, serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi internasional. Langkah berani dalam mengikuti program pertukaran ini mencerminkan visi Program Studi Magister PGMI UIN Sunan Kalijaga untuk menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan guru madrasah ibtidaiyah yang diakui tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.